Rabu, 01 Agustus 2012

FTV yuki kato "SEPATUKU CINTAKU"




SEPATUKU CINTAKU

• Yuki kato as Putri
• Ibnu jamil as Raja
• Reza aditya as Edo

**Putri tinggal bersama emak dan adik perempuannya Dita, ayahnya telah meninggal dunia, setelah ayahnya meninggal dia harus berkerja keras untuk membiaya hidupnya dan untuk biaya sekolah adiknya, dan dia bekerja sebagai Tukang semir sepatu.

**“Suatu saat kamu akan menemukan cinta sejati dari sepatu ini nak, tolong simpan baik-baik ya” ingat seorang lelaki dengan ucapan mamanya.

Suatu hari putri berkeliling berteriak “semir, semir sepatu, sambil menaiki sepedanya. Dan tiba-tiba dari arah berlawanan ada mobil yang menabrak putri, karena si pengendara asyik menelfon, dan setelah dia sadar dia telah menabrak orang, dia kabur begitu saja.
“Tuh orang bakal gw doain, gw sumpahin kena penyakit hernia tau gak” ucap putri kepada temannya edo
“Waduh serem amat lu” balas edo

**Di tempat berbeda Raja(orang yg tadi menabrak putri) sedang menyemir sepatu dengan anak kecil, dan tiba-tiba sepatunya di bawa kabur sama anak kecil itu, dan Raja mengejar anak itu, dan tiba-tiba anak itu hilang, tapi raja melihat putri yg asyik menyemir sepatu, dan raja pikir sepatu yang di semir putri adalah miliknya, dan anak kecil tadi adalah suruhannya. Raja mengambil sepatu yang sedang di semir putri, dan putri kaget
“Pura-pura jadi tukang semir sepatu, padahal tukang curi sepatu mahalan” ucap raja pada putri
“Eh gila lo ya, asal ambil sepatu gw, sini gak sepatu gw” balas putri dengan marah.
Tanpa memperdulikan ucapan putri, Raja pergi begitu saja dengan membawa sepatu yang bukan sepatunya, dan putri pun di marahi dengan yang punya sepatu karena telah menghilangkan sepatunya.

**Di tempat berbeda Raja mengeluh “Gila ya jalanan, makin hari makin gak nyaman, cantik sih boleh, tapi otak criminal”
Putri keliling nyari sepatu yang mau di semir, dan di saat dia cape, dia bersandar di depan pagar orang, dan tiba-tiba yang punya rumah keluar, dan kebetulan sedang menyari tukang semir sepatu, dan putrid pun menawarkan jasanya.
**Setelah sampai di rumah, putri di sambut hangat oleh ibunya.
“Ini ada sepatu buat kamu, anggap aja ini jimat dari emak! Kata emak putri
“emang ada mantranya gitu? Tanya putri
“iah ada, mantra biar kamu cepat dapat jodoh”. Jawab emaknya
Putri sangat senang sekali di kasih sepatu sama emaknya, dan malamnya dia curhat ketemannya edo kalau minggu depan adenya dita udah harus bayar kuliah, lalu edo memotong pembicaraan putri
“Ahaa!! Put, barusan ada ide yang melintas di otak gw, kalo lo dengar pasti lo meluk gw” kata edo pada putri
“Ish apaan sih lo!! Jawab putri

**Pulang dari kerja raja langsung ke kamarnya mengambil kotak sepatu di atas lemari, dan pas dia buka dia kaget karena sepatunya hilang, dia teriak-teriak memanggil pembantunya dan bertanya kemana sepatu yang ada di dalam kotak itu, awalnya pembantunya gak mau ngaku dan pura-pura gak tau, tapi setelah di desak akhirnya pembantunya bilang kalau sepatunya di jual ke tukang loak, saat itu raja marah besar, lalu pergi keliling tukang loak mencari sepatunya, dan tiba-tiba di pertengahan jalan dia ketemu dengan Putri yang memakai sepatunya
“Cepat copot sepatu saya” pinta raja terhadap putri
“ hah apa? ada apa sih lo, kayanya gak tenang bgt deh hidup lo kalau gak gangguin gw, eh bentar-bentar, trus sepatu yang kemaren lo colong mana? Udah habis lo kunyah?” Jawab putri sewot
“ini uang isinya 10 kali lipat dari harga sepatu yang kamu beli, ayo cepat ambil dan copot sepatunya” balas raja
“Tunggu dulu, lo harus jawab pertanyaan-pertanyaan dari gw. Nih ya pertama kenapa lo kemaren asal nuduh gw yang gak gak seenak jidat lo, yang kedua kenapa kemaren lo asal main rampas aja ya sepatu semiran yg lagi gw semir, terus sampai gw kehilangan 3ratus ribu gw ya Allah, terus ketiga kenapa ya lo itu ya kayanya hobiiiiii banget gangguin gw, kemaren aja lo nyerempet gw sampe gw nyungsep tau gak bengkak-bengkak, dan keempat ada apa hubungan lo dengan sepatu yang gw pakai. “ Tanya putri cerewet
“Udah ngocehnya, kalau udah ambil uang ini, dan lepas sepatunya” balas raja
“enak aja sapa lo nyruh-nyuruh gw, emang lo presiden” jawab putri
Karena cerewetnya putri, raja mengambil paksa sepatu putri.

**sesampai di rumah putri pulang dengan masuk rumah diam-diam
“Hayoo, bikin dosa apa lo, masuk kamar sampai diam-diam gitu, jangan bilang sepatu lo hilang? Tanya emak putri mengejutkannya
“Ehm gak mak, sepatunya aku taruh gitu biar awet” jawap putri
“iya deh, jangan sampe sepatu itu hilang, kalau gak pengorbanan emak sia”…
“pengorbanan apa mak? Tanya putri
“emak tukar sepatu itu sama bros kenang-kenangan yang bapak lo kasih,” jawab emaknya
Putri sangat merasa bersalah, karena menghilangkan sepatu yang di beri emaknya, lalu putri pergi keluar dan bercerita kepada edo temannya.
“gw udah dapat jawaban dari ide gw, mulai besok lo udah bisa buka lapak di depan tempat kerja gw”, kata edo
“Ya Allah makasih ya, makasih ya edo” jawab putri senang

**paginya dia berangkat kerja menggunakan sepeda, dan di tengah jalan dia ketemu sama raja, dia diam-diam mengambil sepatu yang ada di dalam mobil raja, karena raja asyik menelfon.
“Hei onta, liat nih sepatunya, gw ambil lagi ya” olok putri terhadap raja
“Eh ngapain lo ngambil sepatu gw, mo nyuri lagi ya?” teriak raja.
Tapi tanpa memperdulikan omongan raja, dia langsung pergi ketempat kerja edo, dan dia senang banget karena dia di buatkan lapak di kantin tempat edo bekerja, tapi tanpa dia ketahui, ternyata bos edo adalah Raja, Raja yang sedang makan terus melihat putri, dia kaget, dan dia menghampiri putri.
“Bapak” sapa edo
“Kok lo manggil dia bapak? Ini nih onta yang gangguin gw, yang ngambil sepatu gw, katanya kalau lo ketemu mau lo hajar, mau lo tonjok? Kata putri terhadap edo
“Bukan onta ini put, ini bos gw pak raja” balas edo ketakutan
“Bukan cuamn bos, tapi saya pemilik kantin ini, edo panggil satpam” balas Raja
Putri pun akhirnya di tarik paksa sama pak satpam, dan dia marah-marah sama raja memnita untuk sepatunya di kembalikan, tapi raja malah cuek.
“Lo bisa ngebeliin gw sepatu sebanyak apapun, tapi gak bisa gantiin sepatu gw” teriak putri sambil menangis.

**ketiak putri sudah pergi raja merasa bersalah, dan dia cerita kepada edo dan temannya, dan ternyata dia tau, kalau bukan Putri yang saat itu mengambil sepatunya, dia sangat merasa bersalah. Dan edo menceritakan kepada raja kenapa sepatu itu sangat berharga buat putri.
“Sekarang gw jadi manusia paling brengsek plus plus buat dia.” Ucap raja

**Gak lama kemudian dia dating menghampiri putri di taman yang sedang nangis, dan dia memberikan tisu.
“Lo mo ngambil apa lagi dari gw? Tanya putri terisak.
“Saya cuman mau minta maaf dan mau ngasih sepatu ini ke lo, karena lo yang lebih membutuhkan.” Jawab raja
“lo kenapa sih? Kemaren lo ngambil-ngambil sepatu ini dari gw, dan sekarng lo kasih sepatu ini keg w? Tanya putri heran.
“Saya hanya ingin damai, saya hanya ingin minta maaf,
Dan merekapun pun damai, tapi dengan syarat raja harus menyilangkan tangan di dadanya pertanda dia janji gak akan ganggu-ganggu hidup putri dan memberikan syarat kalau dia di perbolehkan lagi kerja di kantin raja.

**Esok paginya putri kembali bekerja jadi tukang semir sepatu, dan saat dia mau pulang dia gak sadar, kalau di mukanya ada semir sepatu, jadi mukanya terlihat cemong, terus raja pun melihatnya dan dia memanggil putri dengan bermaksud membersihkan muka putri, terus putri pun senang, dan gak lama kemudian raja mengajak putri untuk makan malam bersama, dan setelah itu raja mengantar putri pulang, dan di dalam mobil raja bercerita tentang betapa berharga sepatu yang dia kasih ke putri.
Setelah sampai di rumah, emak dan ade putri senang, krena putri di antar pulang seorang cowo. Dan besok paginya putri kembali lagi bekerja, dan di tempat dia bekerja dia di labrak sama cewe yang menyukai raja, tapi bukan takut, putri malah ngerjain cewe itu habis-habisan.

**Lalu esok paginya putri di tembak sama edo, tapi dia gak terima karena dia menganggap edo teman gak lebih dari itu, dan akhirnya edo pun di jodohkan dengan pembantunya raja, dan untuk kedua kalinya putri di ajak makan malam dengan raja. Dan malamnya ketika putri ingin pergi, dia meminta sepatunya sama emaknya, tapi sepatunya sudah gak ada karena sudah di jual sama emaknya, dan raja tau, dan raja pun marah, dan raja ngusir putri dari hadapan dan meminta untuk tidak bekerja lagi di kantinnya.

**Raja pun duduk di taman dengan perasaan kecewa, dan saat dia duduk tiba-tiba cewe yang suka sama dia nyamperin dia dengan memakai sepatu putri, raja marah dan rajapun menyuruhnya untuk melepaskan sepatunya,
“Lepas sepatunya, cinta itu gak bisa di paksakan saya kaya sepatu” ucap raja marah, dan raja pun pergi menemui putri dan mengajak putri ke tempat pertama kali dia ngasih sepatu itu buat putri.
“kamu kan pernah bilang, cinta itu kaya sepasang sepatu, kalau jodoh gak kemana, dan aku bakal ngasih sepatu ini ke kamu? Ucap raja terhadap putri
“emang kenapa kamu kasih sepatu ini? Kasihan? Jawap putri
“Bukan karena kamu adalah orang yang pantas memakai sepatu ini” secara gak langsung raja pun menembak putri dan akhirnya mereka pun jadian.

Tidak ada komentar: